Selasa, 25 Desember 2018

Rezeki



Sedikit coretan untuk mengingatkan diri sendiri yang dirangkum dari berbagai sumber baik bacaan maupun pengalaman orang-orang yaitu perihal Rezeki. Beberapa hari terakhir ini entah sengaja atau tidak sengaja, banyak bahasan yang bersinggungan dengan Rezeki. Jadi terinspirasi untuk menulis ini.
Rezeki Allah itu luas, tak selalu terletak pada apa yang kita inginkan dan apa yang kita duga. Kadang rezeki itu malah datang dari tempat yang tidak disangka-sangka seperti halnya cerita Siti Hajar yang bolak-balik 7 kali bukit Shafa dan Marwah untuk mencari air, tapi justru air itu malah muncul dibawah kaki bayinya.
Rezeki pun macam-macam wujudnya. Kadang manusia mengartikan bahwa rezeki itu berupa materi. Ya memang betul, tapi itu hanya salah satunya.
Kadang kita tidak menyadari bahwa apa yang kita miliki dan apa yang kita rasakan adalah rezeki. Sehat dan waktu pun rezeki. Keluarga, jodoh, teman bahkan udara untuk bernafas pun itu rezeki. Syukurilah apabila sudah memilikinya.
Amatlah keliru jika rezeki hanya dinilai dari angka simpanan gaji. Karena rezeki adalah apa yang bisa kita nikmati. Nikmat apa yang sudah dirasakan hari ini ? Itulah sebagian dari rezeki.
Rezeki itu pun kadang mengejutkan, kadang kita tidak pernah tau kapan dan dimana Allah menurunkan rezeki. Allah sudah tau kapan dan rezeki apa yang akan diberikan kepada kita, tugas kita hanya berusaha.

Kadang kita berusaha ingin ini, ingin itu, tapi Allah tidak memberikannya. Percayalah mungkin hanya belum waktunya saja dan mungkin Allah menggantinya dengan sesuatu yang tidak disangka-sangka yang mungkin lebih baik dari apa yang kita usahakan.
Syukurilah apapun itu yang sudah dimiliki dan dinikmati, ingatlah bahwa Allah menyukai orang-orang yang bersyukur. Dan dengan bersyukur Allah akan memberikan lebih banyak, percayalah. InsyaAllah.
Maka jangan pernah khawatirkan rezeki kita selagi kita masih berusaha, karena Allah punya "Timing"-Nya. Mungkin saja Allah sekarang sedang berkata kepada kita
"Percayakan saja semua kepada-Ku".
Dan apabila sudah memperoleh rezeki itu, ingatlah hakikat rezeki "Darimana dan Untuk Apa",
Halalnya dihisab dan Haramnya diadzab.
Sekian.

1 komentar:

  1. Aku blum dapet rezeki dapet jodoh mba hha, ada amalan yg mempercepat datangnya jodoh ga..

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...