Jumat, 31 Agustus 2018

28, welcome to my life



31 Agustus tahun 1990 lalu aku dilahirkan, yang artinya sekarang adalah hari 
ulang tahunku yang ke 28. Angka yang kebanyakan orang menyebutnya sudah cukup dewasa. Namun, apalah arti sebuah angka. Kedewasaan tidak bisa dinilai dari sebuah angka belaka. Tidak ada ukuran kedewasaan seseorang dan tidak ada pula standarnya. Kedewasaan hanya bisa dirasakan dan dinilai, bukan oleh diri sendiri melainkan oleh orang lain. Jika ada yang mengatakan "Saya sudah dewasa", sama halnya dengan memberi tahu orang bahwa justru dia belum dewasa.

Sempurna. Dengan bertambahnya usiaku ini bukan berarti pula aku menjadi orang yang sempurna. Sempurna tanpa cela, cacat, ataupun kesalahan. Sempurna adalah sebuah penilaian yang sangat sulit diberikan kepada manusia. Karena aku bukan orang yang sempurna, dan didunia ini pun tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik sang pencipta, Allah SWT.

Tetapi tidak ada salahnya menjadi seseorang yang berusaha untuk menjadi sempurna. Memperbaiki segala kesalahan dan menghilangkan segala kekurangan. Aku akan sangat berterima kasih jika seseorang memberi tahu ku jika perbuatanku salah, jika aku seharusnya begini ataupun jika aku seharusnya begitu. 

Aku juga sangat berterima kasih jika ada seseorang yang mau membimbingku ke arah yang lebih baik. Aku bukanlah seseorang yang keras hati yang jika diberi tahu hal yang positif aku menyangkalnya. Aku bukan orang yang punya pendirian terhadap hal yang salah yang jika seseorang ingin memperbaikinya aku akan berkata "Ya aku memang kaya gini orang nya.". Percayalah aku bukan orang yang seperti itu. 

Katakan lah apa yang ingin dikatakan, aku bisa menilainya jika itu positif dan baik untuk ku ataupun sebaliknya.

Banyak yang aku alami semasa hidupku ini, kebahagiaan, kesedihan, kekecewaan, kemarahan dan pernah pula aku merasakan keputus asaan. Dari mulai bahagia hingga tertawa terbahak-bahak, marah hingga rasanya ingin aku berteriak, sakit hati hingga rasanya ingin menangis dan putus asa hingga rasanya sesak. Itulah warna-warni kehidupan, salah satu fase pembentukan diri dan proses pendewasaan. Selama kita masih ingat Allah SWT semua akan baik-baik saja. Percayalan semua pasti ada hikmahnya.

Syukuri semua yang ada saat ini. Jaga apa yang dimiliki sekarang ini. Terkadang manusia hanya terpaku pada hal lain tanpa menyadari bahwa apa yang ada disekitarnya sangat berharga dan baru menyadarinya setelah kehilangannya. Jangan biarkan aku seperti itu ya Allah. 
Buatlah aku menjadi orang yang peka. Peka terhadap nikmat mu ya Allah. Aamiin.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...